Awas Jangan-jangan Anak Anda Penganut Lesbianisme, Perhatikan Cirinya!
Ketika Anak Anda Menjadi Korban Mode, Ini Solusinya!
Mau Barang Bawaan Kamu Lolos di Bandara? Nitip aja Sama Pilot!
Illustrasi-Bangborneo-langitberita
Tulisan ini di buat ketika sedang nongkrong sore dengan teman-teman yang berasal dari Kalimantan. Hampir lengkap Propinsi yang ada di pulau Borneo. Ada yang dari Kalimantan Timur, Kalimantan Barat (saya Sendiri), dan Kalimantan Tengah hanya kurang dari Kalimantan Selatan. Teman saya yang Asli Jogja nyeletup “Wah pertemuan antar Propinsi nih..”. serentak kami bertiga langsung tertawa.. dan saya katakan “Lagi KMB masbro..” Apa tuh KMB? “Konferensi Meja Borneo..haha”.
Obrolan kali ini memang ngalur-ngidul istilahnya orang Jawa, dari acara Stand Up Comedy yang belakangan ini cukup digemari oleh masyarakat Indonesia karena cukup mencerdaskan hingga kasus Pilot Lion Air yang tertangkap menggunakan Shabu sebelum memulai penerbangan. Nah, disinilah saya menemukan pengalaman baru dari teman saya yang dari Kal-Tim dan Kal-teng berkaitan dengan judul tulisan yang ketika pulang kampung ataupun hendak ke Jogja selalu menggunakan pesawat sebagai alat transportasi. Saya belum pernah naik pesawat jadi tidak mengerti akan hal-hal yang terjadi di bandara.
Menurut teman saya yang berasal dari Kal-Tim dan Kal-teng , Kalau mau bawa oleh-oleh pesanan teman-teman yang khas dari Kalimantan terutama Mandau Oleh-oleh itu susah banget bro tembusnya di bandara, padahal itu Cuma untuk oleh-oleh, Bukan untuk digunakan yang selain itu (Kejahatan). Berbagai alasan dari pihak security bandarapun terlontar. “Ini sajam” “ini melanggar peraturan yang ada”. Seorang temanpun berkata “tapi kemarin itu pas mau balik kesini dan kebetulan waktu itu aku bawa “Mandau” eh..malah disuruh bayar 500 ribu sama pilotnya agar barang tersebut bisa lolos .” Ya, nggak maulah aku, orang harga mandaunya aja Cuma berapa eh bayarnya berapa…mending nggak usah dibawa aja tuh Mandau”. Teman saya yang satu pun nambahin (kaltim), Nah, itu dia yang aku kaget kemarin pas dibandara. Punya ku nggak di bolehkan. Eh…nggak lama punya teman sebelah tempat duduk malah dibolehin. Punya mu Mandau nya tadi mana? Tanya teman saya Tuh udah dibawa ama pilotnya. Makanya kalau Mau barang bawaan kamu lolos? Nitip aja sama pilot! bayar berapa tuh? Bayar 100ribu tadi.
Dari cerita diatas maka dapat disimpulkan bahwa peraturan-peraturan yang ada di Bandara tidak berlaku untuk si Pilot dan satu ketakutan saya kalau seperti ini keadaannya maraknya peredaran-peredaran Narkoba di Indonesia jangan-jangan jaringannya berkaitan dengan Pilot-pilot ini juga. Karena semua barang yang dititipkan ke Pilot itu aman dari pemeriksaan petugas bandara. Semoga saja tidak.
Salam.
Menkominfo Gagal Blokir Situs Porno, Ini Buktinya!
illustrasi.Mieyabi.anaktebidah.blogspot.com
Jalan dini hari ini melintasi berbagai dimensi dunia maya tiba-tiba muncul keinginan untuk membuktikan kebenaran dari pernyataan bapak Menkominfo kita yang pandai sekali berpantun itu, Yaitu terkait dengan pernyataan beliau bahwa hampir seribu situs porno telah di blokir oleh mereka (Pemerintah) seperti pernyataannya berikut ini yang saya kutip dari kompas.com “Kami telah memblokir sekitar 983.000-an situs porno, hampir satu juta situs porno. Tentunya akan berkembang terus,” bahkan untuk menyukseskan hal tersebut Menkominfo menggandeng Asia Internet Coallition (AIC). AIC merupakan sebuah asosiasi industri yang dibentuk oleh eBay, Google, Yahoo dan Skype.
Nah, berangkat dari pernyataan tersebutlah saya langsung menuju ke situs yang dulu pernah diberitahu oleh salah seorang penjaga Warnet kepada saya sebagai percobaan. Alamat situs yang pertama tidak bisa (saya mengganguk kan kepala tanda membenarkan) , Sayapun langsung mengetik satu situs lagi yang kebetulan alamatnya gampang diingat oleh memori terbatas saya ini. Eh, ternyata yang satu ini masih tetap eksis dan belum di apa-apakan oleh Pemerintah dengan bala tentaranya alias belum diblokir.
Sayapun langsung berpikir, Tidak mungkin kalau computer saya ini bisa ngebuka dan menemukan alamat ini sementara Menkominfo punya banyak yang lebih canggih lagi dari pada computer saya terus sudah dibantu lagi sama Om Google dkk tidak menemukan situs ini, Mustahil Pak!. Dan lebih hebatnya lagi saya bisa dengan mudah menemukannya lewat Om Google yang katanya ikut serta mensukseskan program yang dikatakan Menkominfo, guna melindungi anak-anak di saat online dan menciptakan lingkungan yang ramah, tutur Executive Director Asia Internet Coalition (AIC) John Ure. Ah, sepertinya pernyataan dari Menkominfo dan Director AIC itu hanya politik pencitraan saja di depan masyarakat Indonesia, Namun realita dilapangan tidak ada alias abal-abal.
Saran saya untuk Pak Menkominfo :
1. Kalau bikin program Anti-Porno, ya dibabat habis situs-situsnya jangan sampai ada yang tersisa satu pun. Termasuk gambar-gambar yang mengandung unsur pornoaksi. Kalau ada yang tersisa lebih baik jangan bikin Program tersebut.
2. Kalau menjalin kerjasama jangan setengah-setengah, kalau yang diajak kerjasama tidak mau serius, Tendang saja dari Indonesia seperti di Cina dan cari yang lain yang lebih baik.
3. Membuat program jangan hanya ketika ada moment tertentu saja, tetapi setiap hari orang-orang yang ada di Menkominfo harus memfilter berbagai situs yang ada bau selangkangannya alias porno.
Semoga saja direspon oleh Menkominfo. kalau tidak kemungkinan untuk Stok tontonan anggota DPR lagi.. :D
Sebelum saya mengakhiri tulisan ini saya akan memberikan alamat situs yang saya temukan masih berserakan tak di urus tersebut yaitu “pornhub”. Berkunjung kesitu boleh tapi jangan lupa laporan (21+).
Salam pagi.
Menolak FPI di Bumi Borneo, Suku Dayak Dihina
Rasa penasaran melihat respon teman-teman dayak dengan penolakan FPI di Kalimantan Tengah beberapa hari yang lalu dan Issue dikalangan mahasiswa yang simpang siur mengatakan di intai oleh para anggota FPI dan lain sebagainya, saya mencoba masuk ke dalam salah satu halaman facebook yang dulu pernah saya ikuti (Dayak Lovers). Banyak tautan yang membahas tentang FPI dibagikan di wall tersebut, dari aksi warga Kal-teng dibandara Tjilik Riwut hingga pendapat Taufiq Kiemas tentang kearifan lokal.
Namun, ada hal yang membuat saya tidak nyaman ketika melihat salah satu akun facebook yang mengirimkan komentar di wall yang lebih bernuansa SARA. Akun tersebut memakai nama Siti Mardiana mengaku orang bugis yang tinggal di kalimantan. Salut dengan keberaniannya, namun saya tidak sepakat dengan komentar-komentar yang ada, karena dapat memancing kemarahan dan memicu konflik antar suku. Salah satu yang dia katakan adalah Orang Dayak itu kera dan banyak lagi komentar-komentar miring yang sangat menyakiti hati kami orang dayak. Namun, saya melihat teman-teman dayak santun dan bijak dalam menanggapinya. Salah satunya bertuliskan “Jangan Korbankan saudaramu”.
Aksi nekat ini tentunya sangat tidak baik untuk keutuhan bangsa dan Negara, karena dapat menyebabkan terjadinya konflik SARA seperti beberapa tahun silam di tanah Borneo. Coba seandainya saya mengatakan suku, Agama, dan Ras anda kera (Red*Monyet) apa perasaan anda? Apalagi saya mengatakan itu ketika saya sedang tinggal diwilayah Suku yang saya hina? Mati konyollah saya.
Lewat tulisan ini saya menghimbau teman-teman semua khususnya suku dayak. Jangan mudah terprovokasi dengan ucapan-ucapannya, karena kita tidak seperti apa yang dia katakan. Orang-orang seperti itu adalah orang yang tidak tahu berterima kasih, tidak cinta damai, tidak menerima keberagaman, tidak belajar pancasila dan tidak mencintai sukunya sendiri. Anjing mengonggong Kafilah berlalu. saya juga melihat akun tersebut abal-abal sepertinya dan juga malah bukan menunjukkan dirinya Suku yang di akui diatas tapi malah bahasanya nyampur-nyampur. Sabarlah, Karena Tuhan Bersama Orang-orang yang sabar.
Salam Damai Dari Bumi Borneo.
Alat Musik Tradisional Nusantara Lengkap 33 Propinsi
NO
|
PROVINSI
|
ALAT MUSIK
|
SUMBER BUNYI
|
CARA MEMAINKAN
|
1
|
ACEH
|
SERUNE KALEE
![]() |
AEROFON
|
DITIUP SERTA TERDAPAT LUBANG YANG DIMAINKAN DENGAN JARI SEBAGAI PENGATUR NADA
|
2
|
SUMATERA UTARA
|
ARAMBA
![]() |
IDEOFON
|
DIPUKUL DENGAN MENGGUNAKAN PEMUKUL KHUSUS
|
3
|
SUMATERA BARAT
|
SALUANG
![]() |
AEROFON
|
DITIUP SERTA TERDAPAT LUBANG YANG DIMAINKAN DENGAN JARI SEBAGAI PENGATUR NADA
|
4
|
RIAU
|
GAMBUS
![]() |
KORDOFON
|
DIPETIK DENGAN MENGGUNAKAN JARI, SERTA MEMAINKAN NADA DENGAN MENGGUNAKAN JARI
|
5
|
JAMBI
|
GAMBUS
![]() |
KORDOFON
|
DIPETIK PADA BAGIAN SENARNYA
|
6
|
SUMATERA SELATAN
|
ACCORDION
![]() |
AEROFON
|
DENGAN MENGGUNAKAN KEDUA TANGAN, TANGAN YANG SATU SEBAGAI PENGATUR ALUNAN SUARA SEDANGKAN TANGAN YANG SATU LAGI SEBAGAI PENGATUR NADA
|
7
|
BENGKULU
|
DOLL
![]() |
MEMBRANOFON
|
DIPUKUL DENGAN MENGGUNAKAN ALAT PEMUKUL
|
8
|
LAMPUNG
|
BENDE
![]() |
IDEOFON
|
DIPUKUL DENGAN MENGGUNAKAN ALAT PEMUKUL KHUSUS
|
9
|
KEPULAUAN BANGKA BELITUNG
|
GENDANG MELAYU
![]() |
MEMBRANOFON
|
DITEPUK DENGAN MENGGUNAKAN TELAPAK TANGAN
|
10
|
KEPULAUAN RIAU
|
GENDANG PANJANG
![]() |
MEMBRANOFON
|
DITEPUK DENGAN MENGGUNAKAN TELAPAK TANGAN
|
11
|
DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA
|
TEHYAN
![]() |
KORDOFON
|
DIGESEK DENGAN ALAT KHUSUS PADA BAGIAN SENAR/ DAWAINYA SEPERTI MEMAINKAN BIOLA
|
12
|
JAWA BARAT
|
ANGKLUNG
![]() |
IDEOFON
|
DI GETARKAN DENGAN MENGGUNAKAN TANGAN
|
13
|
JAWA TENGAH
|
GAMELAN
![]() |
IDEOFON
|
DIPUKUL DENGAN MENGGUNAKAN PEMUKUL KHUSUS
|
14
|
DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA
|
GENDANG
![]() |
IDEOFON
|
DITEPUK DENGAN MENGGUNAKAN TELAPAK TANGAN
|
15
|
JAWA TIMUR
|
BONANG
![]() |
IDEOFON
|
DIPUKUL DENGAN MENGGUNAKAN PEMUKUL KHUSUS
|
16
|
BANTEN
|
GENDANG
![]() |
MEMBRANOFON
|
DITEPUK DENGAN MENGGUNAKAN TELAPAK TANGAN
|
17
|
BALI
|
CENGCENG
![]() |
IDEOFON
|
DILETAKKAN DI KEDUA TELAPAK TANGAN KEMUDIAN DITEPUK SEHINGGA SALING BERBENTURAN DAN MENGELUARKAN SUARA
|
18
|
NUSA TENGGARA BARAT
|
SERUNAI
![]() |
AEROFON
|
DITIUP SAMBIL MEMAINKAN NADA DENGAN MENGGUNAKAN JARI PADA LUBANG-LUBANGNYA
|
19
|
NUSA TENGGARA TIMUR
|
SASANDO
![]() |
CHORDOFON
|
DIPETIK DENGAN MENGGUNAKAN JARI PADA SENARNYA
|
20
|
KALIMANTAN BARAT
|
TUMA
![]() |
MEMBRANOFON
|
DITEPUK DENGAN MENGGUNAKAN TELAPAK TANGAN
|
21
|
KALIMANTAN TIMUR
|
SAMPE
![]() |
KORDOFON
|
DIPETIK PADA BAGIAN SENARNYA
|
22
|
KALIMANTAN TENGAH
|
JAPEN
![]() |
KORDOFON
|
DIPETIK PADA BAGIAN SENARNYA
|
23
|
KALIMANTAN SELATAN
|
PANTING
![]() |
KORDOFON
|
DIPETIK PADA BAGIAN SENARNYA
|
24
|
SULAWESI UTARA
|
KOLINTANG
![]() |
IDEOFON
|
DIPUKUL DENGAN MENGGUNAKAN PEMUKUL KHUSUS
|
25
|
SULAWESI TENGAH
|
GANDA
![]() |
MEMBRANOFON
|
DITEPUK DENGAN MENGGUNAKAN TELAPAK TANGAN
|
26
|
SULAWESI SELATAN
|
KESO - KESO
![]() |
CHORDOFON
|
DIGESEK PADA BAGIAN SENAR DENGAN MENGGUNAKAN ALAT KHUSUS
|
27
|
SULAWESI TENGGARA
|
LADOLADO
![]() |
IDEOFON
|
DIPUKUL DENGAN MENGGUNAKAN PEMUKUL KHUSUS
|
28
|
GORONTALO
|
GANDA
![]() |
MEMBRANOFON
|
DITEPUK DENGAN MENGGUNAKAN TELAPAK TANGAN
|
29
|
SULAWESI BARAT
|
KECAPI
![]() |
KORDOFON
|
DIPETIK PADA BAGIAN SENARNYA
|
30
|
MALUKU
|
NAFIRI
![]() |
MEMBRANOFON
|
DITEPUK DENGAN MENGGUNAKAN TELAPAK TANGAN
|
31
|
MALUKU UTARA
|
FU
![]() |
AEROFON
|
DITIUP SERTA DIKENDALIKAN OLEH TELAPAK TANGAN SEBAGAI PENGATUR SUARA
|
32
|
PAPUA BARAT
|
GUOTO
![]() |
KORDOFON
|
DIPETIK PADA BAGIAN SENARNYA
|
33
|
PAPUA
|
TIFA
![]() |
MEMBRANOFON
|
DITEPUK DENGAN MENGGUNAKAN TELAPAK TANGAN
|
Membranofon adalah kumpulan alat musik yang sumber bunyinya berasal dari membran atau selaput kulit yang diregangkan dan dipasang pada sebuah kotak atau tabung.
Contoh : tambur,genderang ,rebana,tifa dan lain sebagainya.
Aerofon adalah alat musik yang sumber bunyinya berasal dari getaran udara yang diatur oleh lubang-lubang atau lidah yang ada pada alat musik tersebut.
Contoh : seruling bambu. serunai , recorder dan lain sebagsinya.
Ideofon adalah alat musik yang sumber bunyinya berasal dari getaran alat musik itu sendiri.
Contoh : gong, angklung,gambang dan lain sebagainya.
Kordofon adalah alat musik yang sumber bunyinya berasal dari dawai/tali/senar/corda yang bergetar karena dipetik,digesek,atau dipukul.
Contoh : Rebab, kecapi , siter dan lain sebagainya.
elektrofon adalah alat musik yang sumber bunyinya berasal dari aliran arus listrik
Contoh : gitar listrik dan lain sebagainya.

































